Penampilan burung ini sangat tak
istimewa. Karena
tak istimewa maka tak ada yang memerhatikannya. Mereka santai
saja bertamu ke haribaan dedaunan filicium, menikmati setiap gigitan buah kecilnya, buang hajat sesuka hatinya.... Bahkan ketika mulutnya penuh, mereka pun akan membersihkan paruhnya dengan
menggosok-gosokkannya pada kulit filicium yang seperti handuk kering. Mereka kemudian akan turun ke tanah, buncit, penuh daging,
bulat beringsut-ingsut laksana seorang MC. Tak peduli pada dunia.
Sebaliknya, kami pun tak tertarik menggodanya. Interaksi kami dengan jalak kerbau adalah dingin dan individualistis.