Demikian harmonisnya ekosistem yang terpusat pada sebatang
pohon filicium anggota familia Acacia ini. Seperti para guru yang
mengabdi di bawahnya, pohon ini tak henti-hentinya menyokong
kehidupan sekian banyak spesies. Pada musim hujan ia semakin semarak. Puluhan jenis kupu-kupu, belalang sembah, bunglon, lintah,
jamur telur
9
beracun, kumbang, capung, ulat bulu, dan ular daun saling berebutan tempat.
Drama, opera, dan orkestra yang manggung di dahan-dahan
filicium sepanjang hari tak kalah seru dengan panggung sandiwara
yang dilakoni sepuluh homo sapiens di sebuah kelas di bawahnya.
Seperti episode pagi ini misalnya.